Kalkulator Ukuran Ban: Bandingkan Diameter dan Selisih Speedometer

Bandingkan dua ukuran ban motor (misalnya 90/90-10 dan 100/90-10): lebar, tinggi dinding, diameter luar, keliling, dan pengaruhnya pada angka speedometer.

Kalkulator

Membaca kode ukuran ban

Ban motor modern memakai format metrik, misalnya 100/90-10:

  • 100 adalah lebar tapak ban dalam milimeter.
  • 90 adalah profil (aspect ratio): tinggi dinding ban adalah 90% dari lebarnya, yaitu 90 mm.
  • 10 adalah diameter pelek dalam inci.

Vespa klasik juga banyak memakai ban berkode inci seperti 3.50-10 (lebar sekitar 3,5 inci untuk pelek 10 inci). Ukurannya kira-kira setara dengan ban metrik berukuran 90–100 mm di pelek yang sama, tetapi dimensi persisnya berbeda antarmerek. Periksa tabel ukuran dari produsen ban.

Rumus

Tinggi dinding = lebar × profil ÷ 100
Diameter luar = pelek (inci) × 25,4 + 2 × tinggi dinding
Keliling = π × diameter luar

Contoh: 90/90-10 memiliki diameter 254 + 2 × 81 = 416 mm. Ban 100/90-10 memiliki diameter 254 + 2 × 90 = 434 mm, atau 4,3% lebih besar.

Pengaruh ke speedometer

Speedometer Vespa klasik digerakkan kabel dari roda depan. Jika ban diganti dengan diameter lebih besar, roda menempuh jarak lebih jauh per putaran, sehingga kecepatan sebenarnya lebih tinggi dari angka di speedometer. Sebaliknya untuk ban yang lebih kecil. Selisih ini hanya terjadi bila ukuran ban depan yang diganti.

Yang perlu diperhatikan sebelum ganti ukuran ban

  • Ruang di spakbor dan bodi. Ban yang lebih lebar atau tinggi bisa bergesekan dengan spakbor depan, bodi samping, atau knalpot.
  • Lebar pelek. Pelek standar Vespa klasik memiliki batas lebar ban yang cocok. Ban terlalu lebar membuat profil ban tidak ideal.
  • Handling. Ban lebih lebar terasa lebih stabil, tetapi setang bisa terasa lebih berat.
  • Rasio gigi. Ban belakang yang lebih besar sedikit "memanjangkan" gigi. Lihat efeknya di kalkulator kecepatan per gigi.

Terakhir diperbarui 23 September 2026