Kalkulator Rasio Kompresi Mesin Dua Tak

Hitung rasio kompresi geometris dan rasio kompresi terkoreksi (dari lubang buang) mesin dua tak Vespa berdasarkan bore, stroke, dan volume ruang bakar.

Kalkulator

Apa itu rasio kompresi?

Rasio kompresi membandingkan volume di atas piston saat berada di titik mati bawah (TMB) dengan volume saat berada di titik mati atas (TMA). Semakin tinggi rasionya, semakin kuat campuran bahan bakar dipadatkan, sehingga tenaga dan efisiensi bisa naik. Tetapi risiko knocking (detonasi) dan panas berlebih juga naik.

Rasio kompresi geometris

Volume langkah (Vs) = π ÷ 4 × bore² × stroke ÷ 1.000
Rasio kompresi = (Vs + Vc) ÷ Vc

Vc adalah volume ruang bakar saat piston di TMA, termasuk ruang di atas piston, lekukan kepala silinder, dan ketebalan gasket.

Contoh: kit 63 × 57 mm (Vs ≈ 177,7 cc) dengan Vc 17 cc. Rasio = (177,7 + 17) ÷ 17 = 11,45 : 1.

Rasio kompresi terkoreksi (khusus dua tak)

Pada mesin dua tak, kompresi baru benar-benar dimulai setelah piston menutup lubang buang. Sebelum itu, campuran masih bisa keluar lewat knalpot. Karena itu tuner mesin dua tak biasanya memakai rasio terkoreksi (trapped compression ratio):

Vs terkoreksi = π ÷ 4 × bore² × (jarak TMA ke lubang buang) ÷ 1.000
Rasio terkoreksi = (Vs terkoreksi + Vc) ÷ Vc

Rasio terkoreksi selalu jauh lebih kecil dari rasio geometris, dan angka inilah yang lebih menggambarkan tekanan kompresi sesungguhnya. Saat membandingkan angka dengan anjuran produsen kit atau tuner, pastikan Anda memakai jenis rasio yang sama.

Cara mengukur volume ruang bakar

  1. Posisikan piston tepat di TMA, lalu pasang kepala silinder beserta businya.
  2. Oleskan sedikit gemuk di celah tepi piston agar cairan tidak merembes.
  3. Isi ruang bakar melalui lubang busi dengan oli encer atau minyak tanah memakai buret atau suntikan bertakaran, sampai penuh tepat di ulir busi.
  4. Volume cairan yang masuk adalah Vc. Kurangi volume ulir busi bila pengukuran dilakukan tanpa busi.

Menaikkan atau menurunkan kompresi

  • Menurunkan kompresi: tambah gasket di bawah silinder atau di kepala silinder, atau bubut kepala silinder untuk memperbesar ruang bakar.
  • Menaikkan kompresi: papas kepala silinder atau kurangi ketebalan gasket, dengan tetap menjaga jarak squish (celah antara piston dan kepala silinder) yang aman agar piston tidak menyentuh kepala silinder.

Kompresi terlalu tinggi dengan bensin beroktan rendah dapat menyebabkan detonasi, piston bolong, atau mesin macet. Ikuti anjuran produsen kit dan konsultasikan dengan mekanik berpengalaman.

Terakhir diperbarui 23 September 2026