Kalkulator CC Mesin dan Bore Up Vespa
Hitung kapasitas silinder (cc) dari diameter piston (bore) dan langkah (stroke), bandingkan cc standar dengan setelah bore up atau ganti kruk as.
Rumus kapasitas silinder
Kapasitas silinder adalah volume yang disapu piston dari titik mati bawah ke titik mati atas.
CC = π ÷ 4 × bore² × stroke ÷ 1.000
(bore dan stroke dalam milimeter)
Contoh Vespa PX 150 dengan bore 57,8 mm dan stroke 57 mm: 0,7854 × 57,8² × 57 ÷ 1.000 = 149,6 cc.
Contoh ukuran populer
| Konfigurasi | Bore × stroke (mm) | Kapasitas |
|---|---|---|
| Sprint / Super 150 | 57 × 57 | ± 145,5 cc |
| PX 150 standar | 57,8 × 57 | ± 149,6 cc |
| Kit 177 (piston 63 mm) | 63 × 57 | ± 177,7 cc |
| Kit 177 + kruk as langkah 60 | 63 × 60 | ± 187 cc |
Ukuran di atas adalah gambaran umum. Ukuran persis bisa sedikit berbeda antarmerek kit dan antartahun produksi, jadi ukur sendiri atau cek spesifikasi produsennya.
Bore up vs stroke up
- Bore up berarti memperbesar diameter piston dan silinder, biasanya dengan kit silinder yang lebih besar. Cara ini paling umum dipakai pada Vespa.
- Stroke up berarti memperpanjang langkah dengan kruk as long stroke. Torsi bawah biasanya meningkat, tetapi sering membutuhkan penyesuaian tinggi silinder atau gasket.
Yang ikut berubah setelah bore up
Menambah cc bukan hanya mengganti piston. Beberapa hal yang perlu diperhitungkan:
- Rasio kompresi. Periksa dengan kalkulator rasio kompresi.
- Karburator dan spuyer (jet) perlu disesuaikan agar campuran tidak terlalu kurus. Campuran kurus membuat mesin panas dan berisiko jebret.
- Knalpot yang sesuai dengan karakter kit.
- Kopling yang lebih kuat untuk menahan torsi lebih besar.
- Rem yang memadai untuk tenaga dan kecepatan yang bertambah.
- Surat kendaraan. Perubahan isi silinder yang signifikan dapat berbeda dengan data di STNK/BPKB. Pastikan modifikasi Anda tidak melanggar aturan yang berlaku.
Baca juga bore up Vespa: yang perlu diperhitungkan.
Terakhir diperbarui 23 September 2026